Jayapura – Bertempat di RRI Pro 1 Jayapura, telah dilaksanakan kegiatan Dialog Interaktif dengan Tema Sosialisasi Vaksin Covid-19 di Provinsi Papua, Kamis (21/01).

Hadir dalam kegiatan tersebut Dir Samapta Polda Papua Kombes Pol. Sondang Siagian S.Ik, Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. dr. Nariyana M.Kes dan Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule,Sp.OG(K).

dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) dalam kesempatanya mengatakan bahwa terdapat 100 Kasus baru Covid-19, saat ini ada 1473 saat ini dirawat, meninggal 276, rumah sakit rujukan sejumlah 16 yang bisa merawat sekitar 45 rumah sakit. Hal hal positif di Papua adalah angka kesembuhan tinggi melewati angka nasional 88.3% yang mendapat perhatian khusus ialah angka kematian karena cenderung meningkat. Beberapa hari lalu Pemerintah Provinsi telah melaunching vaksinasi yang telah dilaksanakan di RSUD Jayapura Kota dan didukung oleh segenap pimpinan Provinsi Daerah guna menggaungkan vaksinasi Covid-19 tersebut.

Saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan takut untuk melakukan vaksinasi pemerintah mendukung, pemerintah menyiapkan semua fasilitas untuk hal tersebut.

Kabid Dokkes Polda Papua dalam kesempatanya mengatakan, mengenai efek samping dari penggunaan dari vaksin tersebut setiap orang berbeda beda namun secara keseluruhan yang telah dilakukan oleh Bapak Presiden RI pada 13 Januari serta para pejabat dilingkungan istana beserta dilingkungan Provinsi yang telah dilaksanakan oleh Gubernur, Kapolda, dan juga Pangdam tidak terdapat gejala yang menonjol, secara keseluruhan bahwa vaksin ini aman, dan selama ini media sosial yang menakuti kita semua.

Bahwa penerapan vaksin ini ada beberapa tahapan yakni yang pertama Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dilaksanakn pada Januari hingga April 2021, yang kedua yaitu TNI-Polri Aparat Hukum dan pelayanan publik. Vaksin yang diterima di Provinsi Papua yaitu sebanyak 14.680 Dosis untuk dipakai setiap orang 2 Dosis berarti nakes sejumlah 7340 Dosis.

Untuk sasaran pertama yaitu di Jayapura Kota, Jayapura Kabupaten dan juga Mimika, kemudian untuk Rumkit Bhayangkara (Polri) dilakukan perdana pada hari Selasa, 19 Januari 2021 dengan peserta 52 Orang dilakukan tahapan vaksinasi dari mulai pendaftaran, dilihat apakah sudah masuk aplikasi BPJS apabila sudah cocok dilakukan pencocokan apakah NIK sesuai kemudian dilakukan SKRING, setelah itu dilakukan pemeriksaan awal dari Tensi, Gula Darah, Riwayat Penyakit setelah lolos baru dilakukan vaksin setelah dilakukan penyuntikan dilakukan pendampakan CV yaitu kejadian paska imunisasi guna antisipasi paska dilakukan Imunisasi, Vaksinasi dilaksanakan satu minggu 3 kali dengan sekali vaksinasi 20 orang sesuai petunjuk Dinas Kesehatan Kota Jayapura.

Kami himbau kepada masyarakat bahwa Vaksin ini aman dan halal yang sudah dikeluarkan oleh MUI dan balai POM bahwa ini aman untuk diberikan kepada kita semua.

Dir Samapta Polda Papua dalam kesempannya mengatakan bahwa upaya Polri dalam hal ini Polda Papua yang dilaksanakan melalui Aman Nusa II isi tentang upaya percepatan dan antisipasi dampak Covid-19 serta surat perintah Kapolda tanggal 13 Januari 2021 yang intinya untuk membantu percepatan dalam hal pendistribusian ataupun pelaksanaan Vaksinasi yang dikedepannya aspek keamaan terkait pendistribusian Vaksin agar ditempatkan ditempat yang aman serta tidak terkontaminasi oleh orang banyak mekanisme pelaksanaan kita melakukan upaya pengamanan agar berjalan dengan baik.

Kami dari pihak Kepolisian berharap kerja sama semua elemen masyarakat maupun stakeholder agar bisa bersama sama memberi pehaman yang baik terkait dengan pelaksanaan vaksin dan juga membantu program pemerintah tentang peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, mencuci tangan sebelum menyentuh anak kita, menyentuh wajah kita, kemudian bersihkan seluruh badan kita, dan ketika kita beraktifitas diluar kita tetap menjaga jarak dan berkerumun.

(HMS:ARP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here