Jayapura – Bertempat di Aula Rupatama Mako Polda Papua, telah dilaksanakan Rapat Panitia Pekabaran Injil ke-166 yang dipimpin Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw selaku Ketua Umum Pekabaran Injil di Tanah Papua, Jumat (29/01).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Jeremias Rontini S.Ik, PJU Polda Papua, Ketua FKUB Papua Pdt. Lipius Biniluk, Ketua 1 HPI 166 Pdt. Hiskia Rollo, S.Th, Pdt. Tulus Manurung (GIDI) dan para Tokoh Agama.

Dalam kesempatan Kapolda Papua mengatakan, “berkaitan dengan hasil penggalangan saya selama ini terkait dengan kegiatan ini, bahwa masih terdapat pertimbangan yang harus kita sepakati bersama dengan rencana kegiatan Ibadah Pekabaran Injil di Tanah Papua. Ini sangat dilema, satu sisi Kapolda sebagai Katua Umum dan sisi lain ini merupakan suatu panggilan Tuhan. Adapun beberapa pertimbangan bahwa pegulasi tentang pengendalian Covid-19 dari pemerintah maupun lembaga yang sampai saat ini belum dicabut (masih berlaku). Serta  masih hangatnya penanganan kasus M. RIzieq Shihab yang melanggar protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.”

Acara Hut Pekabaran Injil di Tanah Papua, merupakan acara religi (keagamaan) yang bersifat ibadah. Sementara Stadion Lukas Enembe merupakan tempat publik yang bukan mencerminkan kegiatan keagamaan, sehingga kurang baik (kurang elok) bila kegiatan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua dikaitkan dengan kegiatan lain (PON).

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda Papua Barat bahwa kegiatan HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua tidak dilaksanakan secara besar-besaran di pulau Mansinam, namun dihimbau agar dilaksanakan secara sederhana di masing-masing gereja bahkan diharapkan para Pendeta mensosialisasikan kepada jemaat se-Papua agar tidak berkunjung (wisata religi) ke Pulau Mansinam.

Tradisi atau kebiasaan masyarakat di Papua, bila ada acara peringatan termasuk HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua di tempat publik seperti Stadion Lukas Enembe, maka diprediksi masyarakat akan ikut menghadiri acara tersebut (pengalaman pada saat acara peresmian Stadion Lukas Enembe).

Adapun rekomendasi bahwa Polda Papua mendukung kegiatan ibadah HUT Pekabaran Injil Papua dilaksanakan di salah satu Gereja yang representatif dengan jumlah peserta yang terbatas demi mentaati Protokol kesehatan. Kegiatan ibadah HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua agar juga dilaksanakan dengan cara virtual.

Pelaksanaan ibadah HUT Pekabaran Injil di Tanah Papua bisa dilaksanakan di Gereja yang ada di Koya yang mana gereja tersebut dibangun murni oleh anak Injil dengan luas 1 hektar, namun semua keputusan ada di panitia. Serta Gereja Mercusuar Doa yang nantinya akan di bangun kapel dalam rangka memberikan pelayanan kepada anak-anak.

Dalam kesempatannya Pdt Lipius Biniluk (Ketua FKUB Papua) menyampaikan “terima kasih kepada Ketua Umum dan Ketua 1 HPI 166 beserta Tim Kerja yang kami percayakan dimana sudah bekerja maksimal walau di tengah pandemi Covid-19. Sementara itu dengan kemarin diadakannya rapat bersama bahwa perayaan diganti menjadi ibadah di gereja dengan taat prokes Covid-19 yang mana ini sangat bagus.”

Keputusan PGGP bahwa diperayaan ini adalah hari damai sehingga seluruh umat beragama bisa dihadir untuk bersama-sama mendeklarasikan/moderasi umat bergama yang dicanangkan dari Papua kepada seluruh Indonesia.

“Sementara itu saya mengapresiasi kepada pihak Kepolisian yang telah menindak tegas terhadap kelompok Radikalisme, yang mana itu harapkan kami dan kita FKUB akan terus mendukung dalam menjaga Kamtibmas supaya aman dan damai,” tutur Pdt Lipius Biniluk.

Dalam kesempatannya Pdt. Hiskia Rollo, S.Th. (Ketua 1 HPI 166) mengatakan, “saya sepakat bahwa pelaksanaan ini di Koya yang mana sudah adanya persiapan serta mendoakan dalam puncak perayaan nanti. Dan selesai kegiatan ini kami akan mengecek lokasi langsung.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here