Tribratanews.polri.go.id – Jayapura. Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf Albert Rodja memimpin kegiatan Coffee Morning bersama Pemprov Papua, DPR Papua, MRP dan Stakeholder terkait Rekrutmen anggota Polri khusus Putra/Putri Orang Asli Papua (OAP), Senin (22/07/2019) di Hotel Aston, Jayapura.

Kapolda menerangkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi antara Polda Papua dengan Stakeholder lainnya terkait perlindungan hak-hak orang asli Papua khususnya dalam rangka penerimaan anggota Polri di Polda Papua.

“Kami ingin menyampaikan data rekrutmen sejak 2015 hingga 2019, terhitung bahwa animo orang asli Papua lebih sedikit dibandingkan animo non OAP, terkecuali pada tahun 2017 animo orang asli Papua lebih besar dibandingkan non OAP, “ tutur Kapolda Papua.

Kapolda menambahkan bahwa penerimaan anggota Polri berdasarkan persyaratan yang diberikan oleh Mabes Polri, namun diberikan kelonggaran bagi OAP, salah satunnya adalah khusus pegunungan untuk calon Bintara dan tamtama diberi batas usia maksimal 23 tahun dalam hal administrasi. Penambahan kuota didik di SPN Polda Papua untuk putra daerah pegunungan tidak harus bisa berenang 25 meter, cukup bisa mengapung.

“Agar Polda Papua diberikan otoritas meluluskan OAP sebanyak 25% dengan ketentuan yaitu memenuhi standar minimal yang telah ditentukan,” tutup Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Rudolf Rodja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here