Jayapura – Bertempat Aula Rupatama Polda Papua telah dilaksanakan kegiatan pembekalan kepada para Pamatwil di 11 Polres Jajaran yang melaksanakan Pilkada Serentak tahun 2020, Rabu (2/12).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kakor Polairud Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum., Wakapolda Papua Brigjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.IK, Dir Kamneg Baintelkam Polri, Ketua KPU Provinsi Papua dan Komisioner Bawaslu Provinsi Papua beserta PJU Polda Papua.

Wakapolda Papua dalam kesempatanya mengatakan bahwa kegiatan pembekalan tersebut bertujuan untuk membekali para PJU Polda Papua yang akan melaksanakan tugas Asistensi Pamatwil di 11 Polres yang melaksanakan Pemilukada serentak 2020, harapannya pembekalan ini bisa menjadi bekal untuk mendorong para Pamatwil dan Kapolres untuk bisa bersinergi dengan baik bersama para pihak terkait dalam rangka mengawal jalannya tahapan Pilkada.

Apresiasi dari pimpinan Polri atas kerja keras semua pihak dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas menjelang Pilkada serentak 11 Kabupaten di Provinsi Papua,

“Saya minta para Pamatwil bisa berperan aktif, maka dari itu para Pamatwil bersama para Kapolres untuk jalin terus komunikasi dengan pihak penyelenggara agar bisa mengantisipasi apabila ada kendala,” Ucap Wakapolda Papua.

Brigjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.IK menyampaikan Perintah bapak Kapolri bahwa personil yang akan melaksanakan BKO harus dalam kondisi sehat dan bebas dari Covid-19, hal ini agar para personil tidak menjadi beban dan masalah baru di tempat melaksanakan BKO dalam rangka Pilkada serentak 2020.

“Maka dari itu, saya harap Kabid Dokkes Polda Papua beserta seluruh staf baik yang berada di Kota Jayapura maupun yang berada di Wilayah-wilayah untuk selalu melakukan cek kepada personil yang akan melaksanakan Serpas dalam  rangka BKO, pengecekan baik sebelum dan sesudah BKO,” Ujar Wakapolda Papua.

Brigjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.IK mengharapkan para Pamatwil bisa berkomunikasi bersama para Kapolres untuk membuat Media Center yang berfungsi apabila masyarakat ingin menanyakan mekanisme Pilkada atau perkembangan tahapan Pilkada agar tidak berkembang informasi Hoax yang dapat memicu gangguan Kamtibmas.

Ada beberapa wilayah yang tingkat kerawanannya tinggi pada Pilkada serentak 2020 di 11 Kabupaten Papua, yang pertama yaitu Kabupaten Boven Digoel yang pada saat ini sudah terjadi gangguan Kamtibmas, berikutnya Kabupaten Pegunungan Bintang, Yahukimo, Mamberamo Raya, Nabire dan Waropen, oleh karena itu para Pamatwil di wilayah tersebut harus lebih aktif berkomunikasi sehingga jalannya Pilkada bisa lancar, para Pamatwil dan Kapolres harus bisa memainkan peran Kepolisian di Wilayah masing-masing.

Kakor Polairud Baharkam Polri pada kesempatannya menyampaikan, secara strategis PJU Polda Papua harus memahami situasi di wilayah dimana akan melaksanakan tugas Pamatwil, sistem operasional Kepolisian mempunyai kekutan untuk melaksanakan tugas sampai dengan penegakan hukum.

“Saya berada di sini dalam rangka untuk memberikan Asitensi di Polda Papua,  karena kita tidak bekerja sendiri melainkan harus bekerja sama pada saat berada di wilayah masing-masing. Saya harapkan tanggal 6 Desember 2020 seluruh Pamtwil dan personil BKO sudah berada di wilayahnya masing-masing, para Pamatwil harus bisa memetakan masalah, apa yang akan terjadi di wilayah tersebut dan segera lakukan antisipasi,” Tegas Irjen Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum.

Kakor Polairud Baharkam Polri menambahkan bahwa problematika dalam demokrasi Pilkada ada 5 aspek suskesnya yaitu penyelengara, KPU dan Bawaslu, komunikasi harus selalu dijalin bersama pihak penyelenggara karena tidak boleh bertindak di luar pedoman yang ada, pastikan bahwa semua tahapan pelaksanakan Pilkada bisa tergelar, itu merupakan fungsi utama pengawasan yang dilaksanakan selaku Kepolisian.

“Kedua pasangan Calon (Paslon), kita sebagai Kepolisian mengetahui bahwa tidak ada suatu kejadian yang terjadi tiba-tiba tanpa sebab, maka dari itu dalam konteks Pilkada kita perlu melakukan pendekatan kepada para Paslon agar bisa memberikan himbauan kepada massa pendukungnya untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh keadaan,” Kata Irjen Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum.

Kakor Polairud Baharkam Polri Menjelaskan ketiga partai Politik (Parpol), Parpol sama halnya dengan Paslon. Keempat Partisipasi Pemilih, tugas kita adalah harus mengecek jumlah DPT di wilayah tempat pemilihan untuk memastikan tidak terjadi jumlah suara yang lebih ataupun kurang agar tidak ada indikasi terjadi kecurangan.

“Kelima Aparat Keamanan, disinilah tugas kita Polri untuk mengawal jalannya Pilkada, kita harus proaktif menjaga rasa aman, jangan sampai masyarakat tidak mencoblos karena masalah keamanan. Hal yang terpenting adalah kerja sama antar semua pihak untuk mendukung sukses jalannya Pilkada serentak 11 Kabupaten di Papua, baik pihak penyelenggara atau pihak pengawasan harus bersinergi,” Ucap Kakor Polairud Baharkam Polri.

Diakhir penyampainnya, Irjen Pol Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum mengajak untuk berdoa sebelum melaksankan tugas, agar semua tugas bisa terlaksanakan dengan maksimal dan tidak menjadi sia-sia dan harapan bersama semua tahapan Pilkada bisa dilaksanakan dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here